THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES
Kami mengucapkan selamat kepada pak Jusuf Kalla yang telah terpilih menjadi ketua PMI periode 2009-2014, dalam MUNAS ( Musyawarah Nasional ) ke-19.
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Menular Seksual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Menular Seksual. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Desember 2009

GONORHOE

GO adalah
Gonore adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum dan tenggorokan atau bagian putih mata (konjungtiva).
Gonore bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya, terutama kulit dan persendian.
Pada wanita, gonore bisa naik ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput di dalam panggul sehingga timbul nyeri panggul dan gangguan reproduksi.

Melalui darah
Penyakit menular seksual ini juga disebut penyakit venereal merupakan penyakit yang paling sering ditemukan di seluruh dunia. Pengobatan penyakit ini efektif dan penyembuhan cepat sekali. Namun, beberapa kuman yang lebih tua telah menjadi kebal terhadap obat-obatan dan telah menyebar ke seluruh dunia dengan adanya banyak perjalanan yang dilakukan orang-orang melalui transportasi udara.
Pengendalian penyakit menular seksual ini adalah dengan meningkatkan keamanan kontak seks dengan menggunakan upaya pencegahan. Salah satu di antara PMS ini adalah penyakit gonore yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi selaput lendir saluran kencing, leher rahim, dubur dan tenggorokan atau selaput lendir konjungtiva mata. Kuman ini dapat menyebar ke bagian-bagian lain tubuh organisme melalui darah.

Gejala
Pada pria gejala penyakit ini diawali dengan adanya gangguan ringan pada saluran kencing diikuti dengan rasa nyeri dalam berbagai tingkatan ketika kencing. Muara saluran kencing pada penis dapat berwarna merah dan mengalami pembengkakan. Pada awalnya wanita tidak memperlihatkan gejala-gejala. Biasanya gejala pada mereka malah timbul berbulan-bulan setelah terjadinya infeksi. Penyakit ini kemungkinan dapat ditemukan hanya pada satu pasangan walaupun sudah mengenai keduanya. Namun pada memperlihatkan gejala seperti: ingin buang air kecil, nyeri waktu kencing, keputihan dan demam. Gonore dapat menyebabkan infeksi pada indung telur, saluran telur dan saluran kencing dan menyebabkan nyeri hebat dalam panggul.
Jika cairan tubuh yang mengandung kuman ini mengenai mata seseorang dapat timbul konjuntivitis gonore (radang mata kencing nanah). Untuk mengetahui adanya penyakit ini biasanya dilakukan sebagian besar dilakukan dengan pemeriksaan analisa contoh cairan yang diambil dari saluran kencing. Walaupun tidak ada pemeriksaan darah spesifik untuk mendeteksi adanya kuman gonore namun demikian penting sekali untuk mengambil contoh darah karena ada kemungkinan saja seseorang sekaligus juga tertular dengan PMS lain seperti sifilis atau AIDS.

Pengobatan
Biasanya pengobatan dengan suntikan tunggal atau dosis tungal ceftriaxona yang diminum. Jika infeksi menular melalui darah biasanya pasien dirawat untuk mendapat obat antibiotika melalui suntikan intravena.

Rabu, 02 September 2009

HIV / AIDS

Pengertian tentang HIV – AIDS

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus adalah virus atau jasad renik yang sangat kecil yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Virus ini mudah mati di luar tubuh. Dalam tubuh manusia hanya bisa hidup dengan bantuan antibodi dalam tubuh manusia yaitu Limfosit T.

AIDS singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sindrom atau sekumpulan gejala dan tanda penyakit akibat hilangnya atau menurunnya sistem kekebalan tubuh seseorang yang disebabkan oleh virus yang disebut HIV.

Penderita AIDS yang meninggal, bukan semata-mata disebabkan oleh virus AIDS, tetapi juga oleh penyakit lain yang sebenarnya bisa ditolak, seandainya sistem kekebalan tubuh tidak rusak oleh virus AIDS.

Bagaimana HIV–AIDS Menular ?

o HIV–AIDS adalah penyakit yang saat ini belum dapat disembuhkan, tetapi dapat dicegah. HIV adalah penyebab AIDS, menyebar melalui kontak atau percampuran dengan cairan tubuh yang mengandung HIV.

o Melalui hubungan seksual dengan seorang yang mengidap HIV (75-85%), baik heteroseksual atau homoseksual (5-10%).

o Melalui transfusi darah dan transplantasi organ yang tercemar HIV (3-5%).

o Melalui alat/jarum suntik atau alat tusuk lainnya (akupuntur, tindik, tatto) yang tercemar HIV (5-10%).

o Ibu pengidap HIV kepada bayi.

AIDS merupakan tahap akhir infeksi HIV. Mereka yang terkena AIDS semakin lama akan semakin lemah karena badannya tidak mampu melawan penyakit / kuman penyakit. AIDS timbul setelah terinfeksi HIV 7–10 tahun (mereka merasa sehat, tetapi dapat menularkan virus kepada orang lain), sedangkan pada anak–anak dapat berkembang lebih cepat. AIDS tidak bisa disembuhkan tetapi obat–obatan baru dapat membuat penderita AIDS hidup lebih lama.

Hindari Perilaku Berisiko :

Perilaku berisiko agar dihindari, supaya peluang HIV masuk di tubuh kita menjadi kecil. Perilaku berisiko tersebut antara lain :

o Hubungan seks sebelum menikah, berganti–ganti pasangan.

o Menggunakan jarum suntik secara bersama–sama (bergantian) bagi pengguna narkoba akan meningkatkan risiko tertlarnya HIV–AIDS.

Hal Apa Yg Tidak Menularkan HIV?

o Bersenggolan dengan pengidap HIV

o Berjabat tangan

o Penderita AIDS bersin atau batuk di depan kita

o Sama–sama berenang di kolam renang

o Menggunakan WC/Toilet yang sama dengan pengidap

o Tinggal serumah dengan pengidap HIV

o Menggunakan piring makan bersama dengan pengidap

o Gigitan nyamuk atau serangga lainnya